Pages

Senin, 16 Juni 2014

Identitas Berkebun

Mari kita berkebun, mari mari heee..

Minggu pagi tiba lagi, 15 Juni 2014. Beberapa hari setelah minggu ini datang, di papan tulis "rumah kecil identitas" sudah terpampang pengumuman yang ditulis tangan oleh kak Vian, yah dialah perintis IDENTITAS BERKEBUN minggu ini. 
 
Pukul 8 pagi beberapa kru dan magang identitas mulai bersih-bersih. Saya dan Benny membersihkan ruangan layouter, maklum lah kami adalah dua layouter cantik hoho.
teman-teman, kaka-kaka, dan magang-magang membersihkan ruangan lain. Ada kak Sita, kak Ceny, Ramdha, Frans, kak Vian, dek Ami, dek Akram dan saya lupa sebagian ^^V Untuk saat ini Identitas kinclong.. tapi saya tak yakin untuk beberapa hari kedepan, jangan kan beberapa hari, 1 jam setelah ident bersih saya tak yakin masih tetap terjaga kebersihannya. hehe. Tapi kita harus tetap tegar dan berusaha dan berdoa kepada sang pencipta *berlutut*.

Berhubung kak Vian adalah perintis IDENTITAS BERKEBUN maka dialah orang yang paling semangat menggarap kebun depan ident. mencangkul, meng-skop, membersihkan sampah, meremas-remas dan menggemburkan tanah, 'mencuri' tanaman *upss colek Ramdha* , menanam dan banyak lagi... haha

Tak jarang teriakan histeris karena melihat cacing ataupun ulat besi menambah ke-anarkis-an suasana identitas berkebun. kak Esa walaupun tak banyak membantu tetap berjasa menangkap moment ini dalam lensanya. Untung kalau tidak dihapus. haha piss kak esa.

Ada bagian yang paling membuat kami tertawa terbahak-bahak. Ketika itu kak Safrin (teman magang redaktur) datang bersama kak Ita, mereka sudah lari pagi bersama *ciee*. kak Safrin kemudian mengambil bagian mencangkul tanah untuk penggeburan. Tibaa-tibaa cangkul yang merupakan benda kepemilikan MAPALA Unhas itu Pataaah saudara-saudara, Kami semua kemudian meneteskan air mata. *kumohon tidak untuk saat ini*

Kegiatan identitas berkebun cukup mengurus tenaga, darah dan air mata *jangan percaya* :D . Tapi setelah menggarap kebun, kedatangan si Akram sangat membuat kami lega, hah?? mengapa?? tentu saja , dialah yang ditugaskan membeli makanan dan bubur.. Part ini yang paling saya suka setelah bekerja membanting tulang. Makaaaannn Gratisss. 

Ah, terima kasih kakak-kakak teman-teman magang-magang, Saya sebagai Kortag alias koordinator rumah tangga sebenarnya merasa malu, Ini seharusnya adalah program kerja saya tapi kak Vian lah yang mengkoordinir. Maap kan adikmu ini kak Piaann, saya (janji) akan rajin me-layout. *nyambung dimana??*

Saya dan teman reporter bercita-cita mengembangkan kegiatan identitas berkebun menjadi, UKM berkebun, selanjutnya menjadi Unhas berkebun, lanjut ke Makassar berkebun, dan hingga Indonesia berkebun.. Semoga cita-cita kami terkabul. *hening cipta*

(Tulisan ini sebagai kenangan di Identitas, bahwa saya pernah ada)

Ramdha, dek Ami, Saya *eksis berfoto*

Frans, Saya, dek Ami *seolah-olah*

PK identitas nya kelihatan. ^_^

Hasil perburuan bersama ramdha, pohon jeruk
Salam pena
Radiah Annisa N

Kamis, 22 Mei 2014

Akhirnya, Taruna (i) SMK An-Nas Lulus 100%

20-5-2014
Alhamdulillah...
Angkatan pertama sekolah di yayasan kami, maksudnya yayasan keluarga kecilku (Yayasan An-Nas Az-Zahra Indonesia Sul-Sel) sudah punya tamatan. Yah, SMK Teknologi Penerbangan An-Nas Mandai Maros dengan jumlah siswa pertama 16 orang sekarang sudah lulussss semua. 
Tak terasa sudah tiga tahun. Saya masih ingat 3 tahun lalu sewaktu saya ditugaskan bapak sebagai panitia yang menjaga tempat pendaftaran di sekolah baru ini. 
Biasanya, dalam sehari bahkan sampai tiga hari tak ada pendaftar sama sekali , padahal saya sudah menunggu lama. Namun tentunya tak sia-sia. 16 taruna laskar An-Nas kini sudah menjadi bukti perjuangan kami selama 3 tahun.

Selamat berjuang kembali adek-adek ku. Perjalan kalian sejatinya masih sangat panjang. Semoga kalian bisa menjadi contoh buat adek-adek kelas kalian yang lain.

sukses menyertai kalian. 
Taruna (i) pada saat masih kelas X di aula sekolah

taruna-taruni kelas XII di Jakarta


Welcome to my Zone

Pabrik Tinta Elektronik

tentang saya

Foto Saya
maros, sulawesi selatan, Indonesia
Limited Edition, Simple

friend

Share It