Postingan

Menampilkan postingan dengan label curhat

‘Mencuri’ Pesona Tanah Haram (Perjalanan Umrah di Makkah dan Madinah)

Gambar
Oleh: Radiah Annisa N Ada seorang anak perempuan berusia 16 tahun, menulis satu puisi tentang rindu. Dia rindu meski belum pernah bertemu. Tiga tahun selanjutnya, ditulis lagi rindu itu di buku 100 impian hidupnya. Setiap melihat puisi dan impian yang sama, ia selalu tersenyum simpul. Tak pernah ia duga, ia menuntaskan rindunya dan menceklis daftar impiannya lima tahun kemudian. Daftar impian hidup dan puisinya berjudul “Merindu Kakbah Baitullah”. Dan anak perempuan itu adalah aku. Ketika masih berstatus siswa SD, SMP hingga SMA beberapa tahun lalu, pelajaran pendidikan Agama Islam yang membahas tentang Rukun Islam tak pernah terlewatkan. Mataku selalu berbinar jika disebutkan Rukun Islam terakhir yaitu “naik haji bagi yang mampu”. Juga ketika pada pelajaran Ilmu Sosial tentang 7 keajaiban dunia, aku selalu takjub. Borobudur di Indonesia, Eiffel di Paris, Taj Mahal di India, Menara Pisa di Inggris, Tembok Besar di China, Colloseum di Roma dan Kakbah di Arab Saudi. Alhamdulil...

Namaku dari Sudut Pandang Makhluk Lain

Tue, 20 Januari 2015 03.32 a.m till morning Insomnia time!!! Lewat tengah malam ini saya sedang terjaga dari tidur panjang. Sebab tenyata belum menunaikan kewajiban terakhir di malam hari (shalat isya , red ) maafkan Diah Ya Allah. Setelah tunaikan kewajiban, mata tak sanggup terlelap. Ada juga manusia serupa dengan saya, bangun malam-malam begini, teman senasib yang akhirnya menjadi teman BBM-an. Hehe. Tak cukup lama BBM-an, saya tak tahu lagi mau buat apa. Kulirik benda persegi berwarna coklat seukuran buku cetak, kubuka, kutindis tombol ‘power’ dan dia menyala biru diikuti musik Windows “tededede tededededeeeennn.” Entah, apa yang ingin saya tulis. Hhhmmm, ada saran? !@$%^&*()___+)(* Baiklah, saran diterima. Tema malam ini adalah tentang sebuah ‘Nama’, yah tak apalah ikut-ikut postingan kakak senior yang sudah di posting sebelumnya, sebab nama adalah sebuah cerita, (lupaka’, siapa punya kata-kata tuh, peterpan, noah, ariel  atau siapakah?)  -_-‘  Ki...

Assalamu alaikum Blog!

Ahad, 4 Januari 2015 @rumahkecilidentitas Halo, Selamat malam Blog-ku yang lama tak kujamah dengan tinta-tinta elektronik. Maaf ke-sok-sibuk-an-ku akhir-akhir ini membuatku mengabaikanmu, mungkin kamu kesepian yah. Namun jangan khawatir, meski saya sibuk, saya sebenarnya selalu merindukanmu. Kini saya datang, semoga kamu senang, tidak seperti pemilikmu yang sering galau ini, hiks. Kautahu, di minggu pertama Januari 2015 ini saya punya banyak cerita, dimulai dari malam tahun baru hingga 1 Januari yang kuhabiskan di Penerbitan Kampus Identitas tempatku aktif 2 tahun terakhir, malam tahun baru yang tidak terlalu ramai, bersama kru dan senior identitas, meski begitu selalu banyak keseruan, malam tahun baru yang dihabiskan dengan masak-masak bakso-batagor-gado-gado. Pun di 2 Januari,, hari itu saya pergi nonton film baru di MTos judulnya "Assalamu alaikum Beijing" . Setelah nonton kami pergi mengisi perut di warung coto paraikatte. Meski filmnya hampir membuatku menitikkan ...

Facts About Me!

Lagi gak tahu mau nulis apa, eh tiba-tiba lihat di instagram lagi mainstream-mainstream nya tulis #factsaboutme, iseng-iseng ikut juga ah, tapi publikasinya di blog saja. Nah, ini dia... Beberapa fakta tentang seorang Radiah Annisa.. Lets see!! 1. a. Lahir pas tahiyat terakhir shalat magribnya bapak, di desa Camba (Maros) dengan biaya persalinan Rp25rb (muraah bingits kan lahiran saya). Numpang lahir di kampung org dengan alasan orangtua ditempatkan kerja disana. Padahal mama dan bapak asli Bulukumba tulen. Terlahir dengan hidung pesek, dan bertumbuh menjadi remaja dengan hidung mancung sampai sekarang. Asiikk b. Nama lengkap di akta kelahiran dan semua ijazah "Radiah Annisa". Asal usul nama adalah Bapak suka nama Radiah, mama suka nama Annisa. Digabunglah keduanya dengan menyandang arti "Perempuan yang Diridhoi". Nama d KTP "Radiah Annisa Nasiruddin". Dari bayi sampai SD dipanggil "Deda" (nama panggilan anak perempuan di desa Ara ...