Postingan

Menampilkan postingan dengan label ini ceritaku :)

Mata Merah

TULISAN TANPA EDITAN DARI PENULIS MAKANYA TATA BAHASA DAN LOGIKANYA TIDAK ADA DITULIS PADA WORKSHOP CERPEN KOMPAS TANTANGANNYA, HARUS MENGGUNAKAN 4 KATA UNTUK MEMBUAT CERPEN (yaitu: PASAR BURUNG, IKAN, MERAH, MAUT)  MUNGKIN SUATU SAAT AKAN KUEDIT TAPI TAK JANJI Oleh: Radiah Annisa Setiap kulihat keluar jendela, aku ingin mencungkil matamu, atau meremuk jantung busukmu. Aku, selalu menaruh curiga pada pasar burung di seberang tempat tinggalku. Tatapan mata salah satu burung   itu sangat tak kusukai. Berwarna biru pucat, aku ingin membunuhnya, namun, tak pernah bisa kulakukan. Pernah suatu waktu aku melihatnya membunuh saudaraku. Seekor burung membunuh saudaraku. Kulihat itu di layar kotak miliki tuanku. Bahkan lebih parah, karenamu aku ada disini, terkurung disini. Kebencianku semakin menjadi-jadi. Ini semacam dendam. Pernah, selalu dan akan kurencanakan sesuatu yang akan mengakhiri hidupmu burung sialan. Lihat saja, mautmu ditanganku. Pernah suatu ...

Akhirnya Saya Menari di Dies Natalis Identitas

Gambar
Seumur-umur saya belum pernah menari loh, dan sekarang di organisasi ini saya mencobanya untuk pertama kali, bayangkan saya dan teman-teman hanya latihan 2 hari.. yah 2 hari, tari paduppa, entahlah bagaimana saya bisa mendeskripsikan betapa kakunya badan ini dikemayukan, hihi. 3 dari 8 magang identitas di tunjuk untuk mempersembahkan tarian paduppa, saya , ramdha dan sari. 10 jam sebelum malam ramah tamah dies natalis identitas kami latihan sungguh-sungguh, salah-diulang lagi-salah lagi- diulang lagi. Jari-jariku sumpah rasanya sakit gimana gitu... tapi harus tetap semangat, selain latihan kita juga harus mendekorasi ruangan ini, di pasangkan balon-balon, pita, spanduk, geser ini itu dan banyak lagi.. Menari sembari dekorasi Latihan tari paduppa di Lt1 Rektorat Kenapa yah, waktu rasanya semakin cepat berlalu, sisa beberapa jam lagi dan kami masiiih saja selalu salah latihan menari, selalu saja ada kecemasan, bagaimana nanti kalau penampilan kami jelek, bagaimana nan...

Sendiri sesampainya di Maros

Gambar
Selasa, 3 Sept 2013 19:52 malam Hari ini saya sendiri lagi, namun kali ini kata “lagi” ini tak biasa. Kali ini bukan saya yang “meninggalkan” tetapi “ditinggalkan.” Seperti biasa selepas adzan maghrib berkumandang kuhentikan semua kegiatan kampus dan organisasi, pikiranku tentu mulai tertuju pada kampung halamanku, rumahku, yah apalagi kalau bukan Maros. Tahun ini saya sering galau dan tak betah sendiri jika nginap di ramsis baru, tak seperti tahun lalu. Seperti kemarin-kemarin hari yang rasanya begitu-begitu saja kujalani tetapi sulit ditebak. Bergelut dengan dosen-dosen sastra inggris di kelas seharian dan free time kugunakan untuk urusan organisasi. pukul 7 pagi saya sudah harus berangkat dari maros ke kampus karena mata kuliah pertama dimulai pukul 8 tepat dengan dosen yang “lumayan” uhuk hmm inshaallah baik. Hari selasa adalah hari kuliah tersibuk, 4 mata kuliah dengan selisih waktu hanya 10 menit istirahat. Sangat kusesalkan seharusnya sore ini saya ikut menganta...

Ramsis Unhas

Gambar
Akan kutulis kisah ku tentang ini dan itu di ramsis unhas, takutnya suatu saat nanti saya lupa semuanya. ramsis pertama maba   Ramsis Unhas Waktu itu 26 Agustus 2012 dan sekarang sudah 2013. Ya ampun tak terasa sudah setahun saya kuliah di Unhas sekaligus tinggal di Asrama Mahasiswa Unhas atau disingkat RAMSIS Unhas. Masih sangat ingat pertama kali membuka pintu kamar ramsis ku, Ramsis unit 2 blok E lantai 2 no.203. kunci kamar itu sah menjadi milikku selama setahun (11 bulan) dengan membayar uang sewa Rp. 1.750.000. tinggal bersama teman kamar  namanya Masita, dia teman yang baik dan solehah, jurusan sastra jepang. Berbulan-bulan tinggal bersama dalam satu kamar membuat kami lebih akrab meski awalnya tak kenal sama sekali, beberapa bulan tinggal bersama Masita meskipun saya suka pulang ke Maros, pergi kuliah sama-sama, makan dan tidur bersama dan banyak lagi. sayangnya sebelum tanggal jatuh tempo penyewaan ramsis, Masita pindah kos ke jalan sahabat. kuliah ...